Akankah Bunda Kuat, Nak?

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Hari ini tepat berakhirnya bulan November di tahun 2016. Esok akan masuk bulan Desember. Tapi Bunda seperti masih belum yakin. Yakin pada diri Bunda kalau Bunda bisa menyambut kedatangan buah hati Bunda dengan optimis seratus persen. Allah ‘kan punya banyak plan yang Bunda tidak tahu nanti akan bagaimana. Karena plan Allah yang misterius inilah, kita jadi berdo’a, berharap, Nak.

Bunda juga tidak tahu apakah Bunda akan menjadi Bunda yang kuat seperti para ibu di luar sana, yang setiap harinya harus mengurus bayinya, atau anak-anaknya semenjak pukul 4 atau 5 pagi. Menyibukkan diri sedari pagi hingga larut malam. Bahkan ada Ibunda-ibunda yang melakukan itu sembari mencari nafkah untuk anak-anaknya, tanpa sosok suami bagi ibu-ibu tersebut, tanpa sosok Ayah bagi anak-anak mereka, nak.

Anakku, Bunda teringat akan sebuah rencana yang Bunda tulis di bulan Juli tahun 2013. Bunda menuliskannya dalam sebuah buku, yang kini telah hilang entah kemana. Tapi Bunda masih bisa mengingatnya.. Di buku tersebut, Bunda menyusun rencana pendidikan-pendidikan yang akan Bunda lakukan untukmu nanti, Nak. Mungkin untuk adikmu, jika Allah menghendaki. Itu semua Bunda tuliskan 3 tahun yang lalu, dan tak menyangka akan harus merealisasikannya dalam waktu dekat ini. Ada kekhawatiran dalam diri Bunda tentang rencana-rencana itu. Akankah Bunda mampu melaksanakannya, Nak? Akankah Bunda bisa mengemban amanah sebagai seorang Ibu?

Bunda juga tidak tahu, Anandaku sayang…

Bunda hanya bisa berdo’a dan mencoba melakukannya. Maafkan Bunda jika nanti Bunda masih terseok-seok untuk melaksanakan setiap rencana-rencana Bunda untukmu… Bunda masih harus terus belajar untuk mengingat dan melakukan setiap detil plan Bunda. Terkadang mungkin Bunda lupa, atau Bunda belum kuat.. Tapi Bunda akan mengusahakan yang terbaik untukmu, Nak.. Agar kita sekeluarga mampu masuk ke jannah-Nya bersama.

Nak, kau tau.. Bunda dan Ayah begitu menantikanmu.. Setiap hari Bunda berdo’a supaya Allah mempertemukan Bunda dan dirimu. Selama hampir sembilan bulan terakhir Bunda terus bersamamu namun Bunda belum bisa melihatmu dengan jelas. Bunda dan Ayah ingin sekali mengecupmu, merawatmu, dan mendidikmu hingga waktu Bunda habis di dunia ini.

Semoga Allah menakdirkan kita bertemu ya, Anandaku sayang…

Semoga Bunda kuat dan Allah kuatkan ya, buah hati Bunda..

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

 

Rumah Kakek dan Nenekmu

Bekasi, 30 November 2016

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s