Aku iri dengan sang tanah malam ini.
Dalam penantian panjangnya, akhirnya ia bertemu dengan sang hujan.

Wangi yang timbul ketika hujan di malam hari, memang wangi yang menenangkan.

Lembut,
Segar,
Tenang.

Meski aku iri, aku senang melihat kalian.

Tanah, apa yang kamu rasakan?
Lalu hujan, bagaimana denganmu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s