Lupa

Terkadang kita terlalu pongah dengan pencapaian-pencapaian ala dunia. Lupa bahwa Allah sedang menguji dan terlibat dalam apa-apa yang kita raih. Sesudah itu, kita pun jadi lupa caranya bersyukur, syukur yang tulus dari hati seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.

Terkadang kita terlalu pongah, merasa puas karena manusia menghargai kita. Tapi kita lupa siapa diri kita sebenarnya, lupa diri ini akan menemui kubur, menemui-Nya. Sesudah itu, kita pun menyesal, sesal yang terdalam karena tak lagi bisa memutar waktu.

Terkadang kita terlalu takut, takut dengan apa yang disangkakan manusia terhadap kita. Lalu berusaha sekuat mungkin ‘terlihat’ baik di depan mereka. Tapi kita lupa, lupa dengan sebaik-baik Hakim, sebaik-baik Pengawas. Sesudah itu, kita dilenakan oleh puji-puji yang kita tidak tahu jua apakah ia membuahkan kebaikan atau malah kepongahan.

#RefleksiMendalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s