Jika boleh saya…

Jika boleh saya mendeskripsikan cinta, kini izinkan saya membahasnya.

Walau bukan expert mengenai hal-hal berbau cinta, kini izinkan saya menggambarkannya.

CINTA, sebuah kata yang tak pernah habis tuk dibahas

CINTA, bukan saja soal rasa antara dua insan manusia,
CINTA juga milik Tuhan Yang Satu kepada hamba-hamba-Nya
CINTA juga milik Ibu pada buah hatinya
CINTA juga milik anak pada orang tuanya
CINTA juga milik sahabat pada sahabatnya
CINTA juga milik semua!

CINTA, bagiku cinta itu layaknya gelombang tenang di dalam air — arusnya tenang, tak terlihat, hangat
CINTA, seperti gelombang tenang di dalam air, pabila melihat gelombang itu dari atas permukaan, maka cinta kan sulit dirasakan, sulit ditebak kemana arahnya,
namun, pabila kita ingin merasakannya, maka kita hanya perlu melihat lebih dalam, cobalah celupkan tubuh kita ke dalam air, agar kita tahu, seperti apa itu CINTA

Kerapkali kita salah tentang CINTA, sulit me”rasa”kan cinta yang hadir, karena selama ini kita hanya melihatnya dari permukaan sehingga sulit dirasakan. Jika ingin merasakannya, celupkanlah mata, telinga, atau mungkin seluruh tubuh hingga hati kita, dengan ini, mungkin kita dapat merasakan cinta..

Cinta — kita hanya perlu melihat cinta lebih dalam untuk dapat merasakannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s