Rasaku terhadapmu

Ada rasa sakit yang membekas
Ketika aku melupakanmu

Ada rasa rindu yang membuncah
Ketika aku jauh darimu

Ada rasa bimbang yang memusingkan
Ketika aku dihadapkan pilihan selain dirimu

Ada rasa berkecamuk yang merongrong
Ketika aku tak bisa menjadikanmu prioritas

Ada perasaan untuk selalu berdekatan denganmu,
Untuk memahamimu, berdua denganmu
Ya, hanya aku dan kamu

Aku sadar aku belum pantas sama sekali,
Untuk disandingkan denganmu
Imanku, akhlaqku, perkataanku,
Semuanya belum pantas

Sungguh hati ini habis tercabik,
Ketika harus dipaksa melupakanmu atau terpaksa menjauhimu

Aku tak mau itu, sungguh!

Allah, izinkan aku
Izinkan,
Tuk selalu bersamanya
Bersamanya sepanjang hayat, hingga tulangku habis dilumat zaman
Hingga kedua mata ini melihat sendiri surga-Mu mendekat

Allah, izinkan aku
Izinkan,
Tuk dapat mencintainya, tuk jadi pecinta sejatinya,
Tuk abadi bersamanya,
Ya, bersamanya, bersama Qur’an-Mu, Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s