Apa yang Telah Kamu Korbankan?

Tulisan ini terinspirasi dari ceramah Syekh Mufti Ismail Menk

Banyak sekali fenomena yang kita anggap remeh di sekitar kita namun jika kita lihat lebih dalam hal-hal remeh tersebut ternyata membawa pengaruh negatif yang sangat besar.
Seperti merokok, yang kelihatannya remeh tapi hal ini sebenarnya adalah perlakuan mendzholimi diri sendiri yang tentunya dilarang oleh Islam.

Dinyatakan juga bahwa banyak orang yang paham merokok itu membahayakan dirinya tapi mereka tetap tak peduli sekalipun tertulis “merokok menyebabkan kematian” pada bungkus-bungkus rokok. (hal ini berdasar pertanyaan langsung kpd produsen rokok di Amerika)

Mengapa meninggalkan rokok saja sulit? Mengapa menutupi rambut dengan jilbab saja nampaknya berat?

Padahal tahukah bahwa paman Rasul SAW, Hamzah bin Abdul Muthalib RA, ketika perang Uhud menyerahkan dirinya untuk kejayaan Islam hari ini. Dengan jiwa raganya, ia berkorban demi berjayanya Islam, ia rela syahid! Bahkan jasadnya masih dicabik-cabik, diambil hatinya setelah wafat, sahabat.

Sahabat, apa yang sudah kita korbankan hari ini?

Masihkah bergelut dengan aktivitas keji sementara orang-orang terdahulu rela mengorbankan segalanya demi kita hari ini.

Demi kita.

Hanya untuk kebebasan kita ber-Islam.

Bayangkan jumlah penduduk dunia dari mulai bumi diciptakan. Banyak sekali bukan?
Sudah trilyunan manusia terdahulu yang menyerahkan jiwa, tenaga, harta, dan pikirannya untuk Allah.

Dimana kita?

Akan seperti apa kita di hadapan Allah nanti di hari penimbangan?

Yang lain berlomba-lomba berkorban, sedang kita?

Asik nonton TV seharian, asik menikmati harta, serta aktivitas yang membuat kita merugi.
na’udzubillah :”(

Masih sibuk dengan kemilau dunia.. Lupa dengan orang terdahulu yang berkorban untuk kita.

Lupa!

“Apakah kamu mengira
bahwa kamu akan masuk
syurga, padahal belum
datang kepadamu (cobaan)
sebagaimana halnya orang-
orang terdahulu sebelum
kamu?
Mereka ditimpa oleh
malapetaka dan
kesengsaraan, serta
digoncangkan (dengan
bermacam-macam cobaan)
sehingga berkatalah Rasul
dan orang-orang yang
beriman bersamanya:
‘Bilakah datangnya
pertolongan Allah?’
Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat
dekat.”
Al-Baqarah: 214

Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah

Semoga tulisan ini dapat mengingatkan penulisnya serta bermanfaat bagi pembacanya.

Yang salah datangnya dr saya, yang benar dari Allah
Wallahua’lam bisshowab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s