MA AMIE! 20TH

Tidak..
Aku tidak akan memulai tulisan ini dengan kata-kata bahagia atau semacamnya,
Aku benar-benar menyesal mengetahui hal ini, hari dimana seharusnya aku tepat dan cepat mengucap kata-kata bahagia itu.
Bagiku, hal yang terpenting bukanlah bagaimana kita dapat cepat dan tepat saat memberi ucapannya, namun bagaimana kita mendoakan dan mengingatka saat memberi ucapannya.

Ma meilleur amie,
My BestFriend,
私の親友,
Don’t read my paragraphs, but HEAR IT

This is a writing for you, from my deepest heart,

Kurang lebih 1 setengah tahun lalu aku berkenalan denganmmu. Aku tak tahu kapan dan dimana tepatnya kita berkenalan. Apakah di kosan atau di tempat MADK, aku lupa persisnya. Saat itu aku tak begitu memperhatikanmu sehingga aku lupa banyak hal mengenai perjumpaan awal kita. Tak terasa kita sudah begitu dekat. Aku ingat kamu selalu menjadi teman setia saat mengerjakan tugas Seni Rupa di sela-sela waktu kuliah, atau menjadi teman setia saat mengikuti berbagai seminar dan training. Aku ingat persis hari itu,

Siang itu seharusnya kita ikut kelas MPKT-A. Aku, kamu, dan Ratna mencoba kabur dari kelas untuk ikut sebuah kegiatan bertemakan Leadership Training di Auditorium Fakultas tetangga. Hari itu menjadi hari yang cukup menggemparkan bagiku dan kamu. Aku benar-benar ingat sesaat setelah keluar dari Auditorium, kita bertiga sontak terkagum-kagum dan berbicara tentang mimpi besar untuk menjadi sosok yang berguna bagi bangsa ini, seperti halnya para pembicara pada Training tersebut. Sejak hari itu pun kita semakin sering berbicara soal mimpi besar.

Semenjak training pertama itu, aku dan kamu semakin sering bersama-sama. Terkadang pergi mengunjungi seminar-seminar, toko buku, atau pameran-pameran di sela-sela waktu kosong kuliah. Setiap aku mengerjakan tugas, aku selalu berusaha bersamamu agar aku bisa belajar dengan semangat. Saat itu ada tugas pertama yang membuat kita sama-sama bergadang untuk pertama kalinya di kuliah−tugas Gradasi Warna.

Gradasi Warna−tugas yang sangat rumit kala itu, bahkan hingga hari ini aku masih menganggap tugas itu dapat membuatku gila. Tapi aku sangat ingat, kamu dengan jeniusnya membuat semua rumus-rumus itu sendiri sedang aku hanya mencampurkan dari satu warna ke warna lain. Hari itu kita berempat begitu bersemangat mengerjakannya di kamarmu yang mungil hingga adzan subuh pun datang sebentar lagi. Aku sangat ingat lelucon-lelucon yang kita buat malam itu, soal hidung. Hahahahaha aku masih tergelitik setiap kali mencoba mengingatnya.

Saat itu kita sudah punya idola masing-masing. Aku sangat ingat kamu mengidolakan Yoris Sebastian. Kamu selalu bilang ingin seperti Yoris, mempunyai design consulting sama seperti halnya dia. Aku sangat senang mendengar semua mimpi yang sering sekali kau ucapkan kala itu.

Kamu menjadi seseorang yang sangat berpengaruh pada dunia akademisku. Kamu yang sangat giat mengerjakan berbagai tugas, selalu menjadi panutanku saat aku terlalu terhanyut dalam kesibukan organisasi atau hal lain. Tak jarang aku selalu mendatangi kamarmu untuk sekedar bertanya mengenai ilmu-ilmu atau tugas. Aku sangat beruntung. Tugas-tugas yang diberikan oleh dosen selalu kau kerjakan dengan cepat dan excellent, aku tau kamu adalah pekerja yang sangat total.

Dan satu lagi, kamu adalah orang yang membuatku berpikir untuk terjun ke dunia sosial. Ingat kah?
Aku ingat sekali sore itu, saat kita baru pulang dari sebuah acara, kamu bertanya kepadaku, “Ran, apa Arsitek itu selalu bekerja untuk orang-orang diatas? Amel takut lupa sama yang dibawah”. Kata-kata itu tak pernah aku lupakan dan terus menerus tersangkut di otakku. Aku sampai mencantumkan dialog itu pada tulisanku sebelumnya di blog ini. Semenjak itu aku selalu berpikir untuk mengambil jalan membantu sesama. Aku juga ingat saat kita mencoba menyusuri Margonda malam hari dan melihat fenomena dan hal-hal yang sebelumnya belum pernah kita lihat.

Tentang kesabaran, kamu selalu sabar menghadapi aku yang mungkin sering menjengkelkan. Aku sering sekali usil, salah berucap, dan lain sebagainya yang mungkin membuatmu kecewa. Tapi kamu selalu dapat mengatur emosi diri dengan baik.

Aku juga tak pernah lupa impianmu untuk segera menginjakkan kaki di negeri Sakura, negeri asal fantasi kartun, makanan unik, dan arsitektur yang mencengangkan. Kembali menghafal firman-Nya bersama-sama, menjadi Hfidzhah🙂 Ingat mimpi besarmu!

Amelia, jangan pernah mencoba menutup jalan-jalan yang mungkin akan mengantarmu pada impian dan harapan. Jangan lupakan identitasmu sebagai putra bangsa yang akan mengharumkan nama bangsanya sendiri. Jangan mudah terlena dengan dunia, dan tetap bermimpi. Aku yakin suatu saat kamu akan besar! Demi islam, ayah, ibu, kakak, sahabat, dan bangsa🙂


HAPPIEST 20TH BIRTHDAY! Barakallah fii umrik!
Semoga Allah memberikan keberkahan atas umurmu! Bismillah 

336120_348615461816066_488273468_o

JAPAN!

mt-fuji-view

CREATIVE WOMAN! JUST LIKE HIM

yorissebastian

HAFIDZHAH!

ramzan-kareem-wallpapers-8

 

his message …..

prophet-muhammad-quote-be-a-stranger

 

 

2 thoughts on “MA AMIE! 20TH

  1. assalammualaikum ma amie..

    First thing that came to my mind after read it is, God thanks I have good friend like you, unlike me, who never being this care.. thank you my friend.. You’re the best!! best! best!

    Secondly, I’m feeling ashamed of myself, you and Allah. But if feels great to remind me that I was in the wrong way now, (thanks to you) can you please still being like this in the future? remind me when I got wrong, thanks.. thanks..

    the truth is, I’m the one who inspired by you. You are a take risk person, that’s great, and I want to be like you. You are energetic, unlike me who lazy to move.. haha You’re honest, have big spirit and not afraid of sharing what you thought, what you feel. I learned lot from you friend,
    let’s keep help and support each other in the future.

    and I pray for you, God please make this good friend life’s is as bright as a sunshine! arigatou!!!

    • Dont know what to say but to be honest with u im not that cool. :’)
      Give thanks to Allah and always praise Him.

      Got a very deep inspiration from a movie,

      “You know, extraordinary things happen to extraordinary people”

      Keep improving ourself, remember that we just take some rest in a brief “journey”🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s