Pemuda dan Waktu

Demi masa sesungguhnya manusia kerugian 

Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Melainkan nasehat kepada kebenaran dan kesabaran
a a a…..
Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali – Raihan

Pernah mendengar lirik lagu tersebut? yap lirik lagu tersebut adalah lagu kepunyaan Raihan, yang isinya berkaitan erat dengan waktu. Waktu, mengapa waktu menjadi begitu penting sehingga Allah menurunkan firman-Nya mengenai waktu?

Jika melihat pemuda muslim saat ini, kebanyakan menggunakan waktunya untuk bersenang-senang. Mengapa berpikir bersenang-senang saja? Masa muda, katanya, adalah waktu untuk bersenang-senang. Berpikiran bahwa hidup mereka masih panjang kedepan, atau lupa bahwa suatu saat mereka akan benar-benar pergi dari dunia fana ini. Beberapa mungkin ragu bahwa suatu saat ia akan mati. Mementingkan sesuatu lebih daripada urusan akhirat, hura-hura, menyia-nyiakan waktunya entah untuk berlama-lama sms-an yang isinya tidak bermanfaat, berpacaran, berbelanja sana-sini, sibuk mencari hiburan, dan masih banyak hal yang dilakukan yang tidak ada mudharat (manfaat)nya sama sekali.

“Waktu adalah kehidupan” begitulah kata Hasan Al-Banna. Semua manusia yang terlahir di dunia mempunyai ukuran waktu yang sama, jam, hari, menit, detik. Yang berbeda adalah berapa lama rentang waktu yang diberikan Allah kepada kita di dunia sampai kembali menemui-Nya. Nah, banyak sekali dari kita, khususnya pemuda belum memaksimalkan waktu kita sebaik-baiknya. Terkadang, banyak sekali pemuda yang berpikir bahwa waktu yang ia miliki masih banyak, padahal kita tidak tahu sama sekali apakah esok hari masih ada di dunia fana ini atau tidak.

Banyak sekali manusia yang tidak berada dalam kegiatan yang menyibukkan menjadi terpancing untuk berbuat dosa seperti Ghibah, memikirkan hal-hal negatif yang tidak perlu dilakukan. Bahkan banyak pula orang-orang yang tidak melakukan kegiatan sama sekali menjadi sedih, stres, atau cemas. Karena saat kita diam, pikiran kita akan melayang memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan seperti menyesali kekelaman masa lalu, atau khawatir akan masa depan yang akan ia hadapi nanti. Hal inilah yang menjadi sorotan bahwa begitu pentingnya untuk melakukan sesuatu, tentunya sesuatu yang bermanfaat.

Dalam Hadith banyak disebutkan mengenai pentingnya waktu, dan banyak sekali CEO terkenal dunia yang selalu menyampaikan quotes mereka mengenai pentingnya waktu. let’s check these out!
Rasulullah SAW telah bersabda:
“Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:”Ada dua nikmat yang
sering kebanyakan manusia tertipu tentangnya (sering melupakannya),
yaitu: waktu sehat dan waktu senggang” (Riwayat Bukhari)

Maksud dari Hadits diatas adalah banyak sekali manusia yang telah diberikan nikmat kesehatan, tak ada cacat fisik maupun mental, namun tidak memanfaatkan kesehatan yang telah diberikan oleh Allah SWT. Begitu pula dengan waktu. Waktu yang telah diberikan oleh Allah tidak dimanfaatkan dengan baik. Na’udzubillah, semoga kita tidak terlenakan oleh nikmat sehat dan waktu yang telah diberikan.

Berikut adalah quotes yang disampaikan oleh CEO ternama yang sudah tidak asing lagi di mata dunia. Steve Jobs berkata :
“Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma – which is living with the results of other people’s thinking”
“Remembering that you are going to die is the best way I know to avoid the trap of thinking you have something to lose”

Steve Jobs yang mengatakan hal tersebut pasca diagnosa kankernya, benar-benar menekankan bahwa waktu kita terbatas sekali. Dan kalau kita baca biografi Steve Jobs, ia telah memulai karirnya di Apple sejak masa mudanya dan benar-benar memanfaatkan masa mudanya untuk fokus di dunia bisnisnya. Dan ia telah membuktikan kesuksesannya sampai datang akhir masanya di umur ke-56. 56 Tahun masa yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya ia gunakan untuk mengembangkan sebuah bisnis raksasa yang mampu menyedot perhatian dunia.

Sebagai muslim, apa yang harusnya dilakukan?
Sebagai pemuda muslim, kita harusnya mampu memaknai dan melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah SWT dalam firman-Nya. Sungguh, kita akan menjadi merugi dan membuat Allah kecewa ketika kita menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan. Terus mengingat bahwa waktu kita mungkin hanya sebentar akan membuat kita untuk terus berbuat kebaikan dan beramal di jalan Allah. Kita harus mengingat bahwa waktu kita, mulai detik ini, harus dimaksimalkan untuk mewujudkan tujuan hidup kita, untuk bermanfaat kepada orang banyak dan tentunya untuk mengharap ridho serta beribadah kepada Allah SWT.

Dan selalu bercerminlah sambil berkata “kamu belum melakukan sesuatu yang benar-benar berguna sampai hari ini, mari berbuat lagi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s