Tips Meningkatkan Produksi ASI (Pengalaman Bunda Ghazza)

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan,” (QS al-Baqarah [2]: 233)

Saya akan membahas cara meningkatkan produksi ASI based on pengalaman dan ilmu yang saya dapat selama ini yaa..

Jadi di postingan sebelumnya saya udah cerita kan ya, produksi ASI saya waktu Ghazza umur sebulan tuh ternyata sedikit dan banyak faktornya. Pertama stress juga dan sakit ternyata memengaruhi produksi ASI Bunda lho. Ceritanya bisa dibaca disini.

Dari pengalaman yang saya dapat selama 5 bulan menyusui, akhirnya saya memahami bagaimana mau meningkatkan produksi ASI. Berikut tipsnya untuk ibu direct breastfeeding ya :

SUSUI TERUS SAMPE KOSONG

Prinsip utama melimpahnya produksi ASI adalah SUPPLY = DEMAND ya. Saya udah berulang kali baca cerita atau pengalaman atau ilmu dari internet dan dokter bahwa prinsip ASI itu supply by demand. Ada yang saking seringnya mompa, per 2 jam udah dapet total 2 PD bisa sampai 400ml dong, padahal kapasitas lambung bayi 4-12 bulan paling maksimal hanya mampu menampung 240 sekali minum. 

“Udah disusui tapi kok masih sedikit terus?”. Nahhh ini penting ya buat ibu-ibu punya BREASTPUMP! Atau minimal sewa kayak saya wkwk Atau perah juga bsa ya.. Pakai tangaaan.. Bagi yang lebih suka pakai tangan juga boleh ๐Ÿ™‚ 

“Ngapain pumping sih padahal kan menyusui langsung aja”. Kembali lagi ke prinsip SUPPLY BY DEMAND tadi. Kadang bayi kita udah ga mau nyusu, trus PD didiemin aja, begitu lagi begitu lagi, ASI pun nggak cepat produksinya. Nah makanya ketahuilah jumlah supply PD kamu kalau didiemin per 3 jam, apakah sudah mencukupi untuk sekali minum si bayi? Ini saya kasih chart kebutuhan minum bayi berdasarkan usianya ya..

Hasil gambar untuk kebutuhan asi bayi

Nah, ini ya chartnya..

kalau dari saran dokter-dokter yang saya datangi, bayi diatas 1 bulan HARUS 100ml-100ml sekali minum. Tapi kalau takaran bayinya nggak mau sampe 100ml, misalnya 80ml pun masih cukup karena ada teman saya yang takaran bayinya 80-90ml sekali minum.

Nah, cara ini saya dapat juga ketika Ghazza masuk RS kemarin dan butuh banyak asupan. Alhamdulillah Allah izinkan tubuh ini bisa produksi banyak ASI sampai ASI saya muncrat-muncrat lagi kalau ditekan. Saya nggak tau pasti produksi ASI berapa tiap 3 jam, tapi waktu di RS itu per 2 jam pun sudah penuh dan kencang.

  • Ghazza saya susui terus, KANAN-KIRI KOSONG.

Ngga tau lagi deh itu hampir tiap 10-20 menit sekali saya susui. Saya susui sekali menyusui HARUS kanan kiri. Kenapa? Pada awal saya pompa PD kanan per 3 jam, saya hanya dapat sekitar 60 ml. Ini nggak cukup buat bayi usia 4.5bulan. Jadi saya harus susui PD kanan sampai kosong banget nget, baru susui PD kiri sampai kosong banget. Dulu saya sering lalai terhadap nyusuin kanan-kiri ini. Misalnya Ghazza ketiduran disusui 1 PD, saya diemin aja. Padahal itu ngga cukup buat dia. Kalau udah begini, kata dokter harus PAKSA bangunin. Nah, saya ikuti saran itu deh.. Susui kanan-kiri sampai kosong. Alhamdulillah bisa..

  • Makan & Minum yang Cukup

Ibu-ibu menyusui pada tahu kan ya kalau kita tuh laperan bangattts hahaa. Jadi, penting bagi busui untuk cukup makan & minum ya walaupun sebenarnya tubuh kita nggak perlu namanya ASI Booster gitu karena nggak ada yang bekerja signifikan terhadap jumlah supply ASI. Nih saya akan bahas mengenai ASI Booster juga insyaAllah ya.. Tapi ada saran dari seorang dokter juga supaya kandungan ASI lebih kental (banyak hindmilk) itu makan daging merah (sapi/kambing). Nanti saya bahas juga di tulisan ASI booster.

  • Pijat semua area PD saat menyusui

Penting untuk memijat ini, karena PD akan melakukan LDR (Let Down Reflex) dan bayi akan lebih mudah mendapatkan susu tanpa harus buang tenaga terlalu banyak. Nanti tentang LDR ini akan saya bahas. Kenapa penting untuk memijat? Nah ini saya baru ngeh saat pake pompa. Waktu pumping, saya coba mijet area PD dekat ketiak karena ternyata suka masih ada ASI yang ada disana. Benar aja waktu saya pijat PD di area tertentu, masih banyak keluarnya. Nah ibu-ibu penting untuk FOKUS memijat PD dan memperhatikan PD apakah sudah ‘kosong’ atau ‘kenyal’ sempurna atau belum. Kalau masih terasa keras di area tertentu, coba pijat. Karena kalau nggak sampai kosong sempurna, kembali lagi ke prinsip SUPPLY BY DEMAND tadi ya. Buat apa tubuh produksi banyak-banyak kalau ASI nggak keluar semua dari tubuh?

Gimana cara mijatnya? Kalau saya dipijat aja dari area terluar PD yang masih keras, ke pinggiran areola. Seperti ini kurleb:

Hasil gambar untuk pijat payudara

  • Powerpumping

Powerpumping ini sebenarnya alternatif terakhir jika bayi Ibu nggak bisa disusui terus menerus seperti yang saya ceritakan di poin SUSUI TERUS SAMPE KOSONG. Kalau Ghazza alhamdulillah emang kalau jeda 10 menit aja pun udah kenyang, kadang masih mau nenen… alhamdulillah :”) Nah buat yang bayinya agak susah, tips powerpumping bisa dicoba.

Syaratnya Ibu harus pakai breastpump, yang bagus itu yang elektrik karena bisa mengosongkan payudara dan bisa diatur juga seberapa cepat dan kuat daya hisapnya sehingga hampir mirip dengan pola menghisap bayi. Perlu diketahui juga kalau PD nggak kosong karena breastpump, bisa mengakibatkan clogged duct/mastitis ya.. Makanya pumping itu perlu ngilmu dulu.. InsyaAllah akan saya bahas juga di tulisan lain.

Biar lebih bagus infonya, ini link tentang powerpumping ya Bu ๐Ÿ™‚ disini.

  • Berdoa kepada Allah

Ini super penting ya Buibu. Saat Ghazza sakit dan harus minum ASI saya (karena nggak mau sufor dan diusahakan jangan pakai ASI donor), berdoa dan sugesti positif kepada Allah juga tubuh kita ini penting. Harus berdoa supaya Allah limpahkan ASI yang bermanfaat buat anak kita, supaya sehat dan bisa bermanfaat buat orang banyak saat besarnya nanti. Juga sugesti positif bahwa ASI kita bisa banyaaak kok Ibuibu! InsyaAllah tubuh kita tahu. Waktu Ghazza sakit itu pun dalam pikiran saya hanyalah doa ke Allah dan bilang begini “Ayo dong terus keluar, buat Ghazza nih, butuh banget-banget, Yuk Tubuh, bantu Ghazza..” Begitu ya hehehe..

  • Terakhir, Kurangi hal hal yang bikin capek hati, pikiran, stres dan kelelahan

Ini beneran ngaruh banget, ketika saya stres saat mengurus anak dan suami sakit, PD saya kempes banget :”) pas malam nggak penuh penuh.. Padahal udah didiemin lama.. Jadi busui memang harus cepat cepat cari akal gimana supaya nggak stres dsb yang pengaruh ASI. 

Sekian postingan dari saya.. Semoga bermanfaat ya Ibu-ibu. Sekali lagi, ini berdasarkan pengalaman saya ya. Bisa jadi tips ini tidak begitu bekerja di Ibu lain.. Tapi inilah ilmu yang diberi Allah untuk saya sepanjang saya menjadi Ibu menyusui selama kurleb 5 bulan. Semoga Allah mudahkan proses  menyusui ibu ya dan menjadi ladang amal untuk Ibu.. ๐Ÿ™‚

 Happy Breastfeeding, Ibu ๐Ÿ˜ƒ

Menyusui dan Berat Badan Ghazza Naik Sedikit (1)

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan,” (QS al-Baqarah [2]: 233)

Assalamu’alaikum,

Kali ini Bunda Ghazza mau berbagi pengalaman menyusui dan gimana cara naikin BB nya Ghazza :))

Jadi waktu Ghazza usia 1 bulan, naiknya alhamdulillah 400gr. Tapiii eh tapi, itu ternyata kurang banget dari rerata bayi seusianya. Rata-rata kenaikan BB bayi usia 1-3bulan itu 700-1000gr. Khawatir, saya langsung pergi ke dokter setelah baru nimbang di puskesmas. Saya pergi ke klinik laktasi di RS Hermina Bekasi. Disana diajarin mulai cara menyusui yang benar, perlekatan, dan Ghazza diliat ada nggak tongue-tied nya. Dokter ngeliat sebenernya cara menyusui saya udah benar dan Ghazza nggak tongue-tied banget katanya, jadi ga masalah banget sih.

Itu waktu Ghazza masih satu bulan, saya sakit wasir selama 3 minggu pasca melahirkan. Dan itu sakitnya banget banget melebihi nyerinya jahitan bekas melahirkan. Karena wasir itulah, saya jadi nggak maksimal banget menyusuinya. Nyusuin sambil tidur sepanjang hari. Kadang kalo nyusuin sambil duduk suka sampe nangis nangis saking sakitnya nggak nahan, plus saya minim banget ilmu tentang menyusui yang bener. Karena nyusuin nggak bener juga sambil tiduran, saya kena clogged duct. PD langsung bengkak yang sebelah kanan, ditambah merah merah, panas, uh mantap deh pokoknya masyaAllah… :”)

Dari serangkaian itu, saya mengambil kesimpulan berdasarkan pengalaman, ilmu yang saya dapat selama ini, kenapa BB Ghazza waktu 1 bulan hanya naik sedikit adalah karena :

Stress karena sakit pasca melahirkan. Saya mengalami sakit wasir, posisi nyusuin tidur dan ASI jadi nggak maksimal keluar semua dari kelenjar susunya akhirnya clogged duct.

Nah, bagi yang mau nyusuin sambil tiduran, (ini saya baru paham ya sekarang) baiknya WAJIB FOKUS sama PD. Tangan harus mijet ke arah areola di semua sisi biar ASI MAKSIMAL KELUARNYA. Kalo nggak maksimal? Ya, PD nggak kosong, dan inilah yang membuat produksi ASI TURUN. Bisa juga jadi clogged duct juga. Atau sampai mastitis. Karena prinsip banyak-sedikitnya produksi ASI yang utama itu adalah SUPPLY = DEMAND, maka kalo PD nggak kosong, ya PD nggak produksi banyak. Tubuh akan berpikir bahwa ASI nggak keluar semua, buat apa bikin banyak-banyak?

Lalu, bagaimana cara ningkatin produksi ASI?ย 

Nah, ini akan dibahas di tulisan yang baru, ya insyaAllah berdasarkan pengalaman saya ๐Ÿ™‚

Bersiap Mereguk Ilmu

Kini saya telah menjadi seorang Ibu dari seorang anak laki laki yang masih berusia 3 bulan. Sebelum saya melakukan proses persalinan, saya sudah tahu mengenai grup IIP ini dari seorang teman. Saya juga telah membaca sedikit tulisan tulisan materi IIP dari teman saya itu. Ketika itu saya langsung bersemangat sekali untuk mengetahui materi materi IIP dari teman saya itu.. Dan alhamdulillah sekarang akhirnya saya bisa mengikuti kelas IIP. Saya sangat semangat sekali dan sangat bersiap untuk mereguk ilmu ilmu baru dari kelas IIP ini. Semoga Allah mengizinkan saya untuk mampu mereguk ilmu menjadi Ibu yang terbaik untuk anak anakku kelak, dan yang diridhoi Allah SWT.  

Akankah Bunda Kuat, Nak?

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Hari ini tepat berakhirnya bulan November di tahun 2016. Esok akan masuk bulan Desember. Tapi Bunda seperti masih belum yakin. Yakin pada diri Bunda kalau Bunda bisa menyambut kedatangan buah hati Bunda dengan optimis seratus persen. Allah ‘kan punya banyakย planย yang Bunda tidak tahu nanti akan bagaimana. Karenaย plan Allah yang misterius inilah, kita jadi berdo’a, berharap, Nak.

Bunda juga tidak tahu apakah Bunda akan menjadi Bunda yang kuat seperti para ibu di luar sana, yang setiap harinya harus mengurus bayinya, atau anak-anaknya semenjak pukul 4 atau 5 pagi. Menyibukkan diri sedari pagi hingga larut malam. Bahkan ada Ibunda-ibunda yang melakukan itu sembari mencari nafkah untuk anak-anaknya, tanpa sosok suami bagi ibu-ibu tersebut, tanpa sosok Ayah bagi anak-anak mereka, nak.

Anakku, Bunda teringat akan sebuah rencana yang Bunda tulis di bulan Juli tahun 2013. Bunda menuliskannya dalam sebuah buku, yang kini telah hilang entah kemana. Tapi Bunda masih bisa mengingatnya.. Di buku tersebut, Bunda menyusun rencana pendidikan-pendidikan yang akan Bunda lakukan untukmu nanti, Nak. Mungkin untuk adikmu, jika Allah menghendaki. Itu semua Bunda tuliskan 3 tahun yang lalu, dan tak menyangka akan harus merealisasikannya dalam waktu dekat ini. Ada kekhawatiran dalam diri Bunda tentang rencana-rencana itu. Akankah Bunda mampu melaksanakannya, Nak? Akankah Bunda bisa mengemban amanah sebagai seorang Ibu?

Bunda juga tidak tahu, Anandaku sayang…

Bunda hanya bisa berdo’a dan mencoba melakukannya. Maafkan Bunda jika nanti Bunda masih terseok-seok untuk melaksanakan setiap rencana-rencana Bunda untukmu… Bunda masih harus terus belajar untuk mengingat dan melakukan setiap detilย planย Bunda. Terkadang mungkin Bunda lupa, atau Bunda belum kuat.. Tapi Bunda akan mengusahakan yang terbaik untukmu, Nak.. Agar kita sekeluarga mampu masuk ke jannah-Nya bersama.

Nak, kau tau.. Bunda dan Ayah begitu menantikanmu.. Setiap hari Bunda berdo’a supaya Allah mempertemukan Bunda dan dirimu. Selama hampir sembilan bulan terakhir Bunda terus bersamamu namun Bunda belum bisa melihatmu dengan jelas. Bunda dan Ayah ingin sekali mengecupmu, merawatmu, dan mendidikmu hingga waktu Bunda habis di dunia ini.

Semoga Allah menakdirkan kita bertemu ya, Anandaku sayang…

Semoga Bunda kuat dan Allah kuatkan ya, buah hati Bunda..

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

 

Rumah Kakek dan Nenekmu

Bekasi, 30 November 2016

Sepenggal Harapan

Jika Engkau hendak membalas perbuatanku dan itu lebih baik bagi akhiratku, tak mengapa Yaa Rabb..

Jika Engkau memberikan ujian ketabahan dan itu lebih baik bagi akhiratku, tak mengapa Yaa Rabb..

Yaa Rabbi.. Engkau yang tahu mana yang baik bagiku, mana yang tidak baik bagiku

Engkau Maha Kuat, aku lemah.. Kuatkan, Yaa Allah..

Ampuni, Yaa Rabbi

Syair di Pagi Hari

โ€‹Aku menulis dan aku yakin pada saat aku menulisnya

Tanganku kan lenyap, namun tulisan tangannku kan abadi

Bila tanganku menulis kebaikan, kan diganjar setimpal
Jika tanganku menulis kejelekan, tinggal menunggu balasan.

Diambil dari sebuah situs

Sebuah Catatan Kecil

โ€‹Orang yang bersalah kepada saudaranya (baik itu dengan sengaja atau tidak) perlu untuk melaksankan hal-hal berikut:

Ikhlas kepada Allah taโ€™ala dalam permintaan maafnya kepada orang yang menjadi objek kesalahannya.
Jujur dalam meminta maaf
Memilih waktu yang tepat untuk meminta maaf kepada saudaranya
Memilih kata-kata yang tepat untuk meminta maaf.
Lebih baik lagi jika ia memberikan hadiah saat meminta maaf. Jika ia tidak mampu memberikan itu maka hendaklah dia banyak memuji saudaranya itu dan mendoakannya (ketika saudaranya itu ada ataupun tidak)

Jika seseorang melakukan kesalahan kepada orang lain dengan tidak sengaja kemudian ia meminta maaf maka permintaan maaf itu sama dengan bentuk klarifikasi dari perbuatannya. Jika kemudian ia tidak dimaafkan maka itu bukanlah masalah baginya dan ia pun tidak dicela.

Dan memberikan maaf termasuk perbuatan yang terpuji, dan bagian dari prinsip mulia Islam dalam etika berhubungan sosial dengan sesama makhluk terutama dengan seorang muslim.

Diantara keutamaan meaafkan adalah:

Memaafkan = Mendapat Ampunan Allah Taโ€™ala

Memaafkan seseorang yang pernah berbuat kezhaliman kepada kita, apapun bentuk kezhalimannya, adalah merupakan syariat Islam dan sesuatu yang diperintahkan di dalam Alquran yang mulia serta dicontohkan di dalam hadits Nabi Muhammad ๏ทบ yang agung.

Memang berat, tapi ganjaran pahalanya juga sangat besar, yaitu diampuni Allah Taโ€™ala dosa-dosanya.

Mari kita perhatikan ayat dan hadits mulia berikut:
ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฃู’ุชูŽู„ู ุฃููˆู„ููˆ ุงู„ู’ููŽุถู’ู„ู ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุณูŽู‘ุนูŽุฉู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุคู’ุชููˆุง ุฃููˆู„ููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงูƒููŠู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู‡ูŽุงุฌูุฑููŠู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุนู’ูููˆุง ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุตู’ููŽุญููˆุง ุฃูŽู„ูŽุง ุชูุญูุจูู‘ูˆู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุบู’ููุฑูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุบูŽูููˆุฑูŒ ุฑูŽุญููŠู…ูŒ .. ุงู„ู†ูˆุฑ: 22
โ€œDan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin, dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.โ€ (QS. An Nur: 22).

Namun Memaafkan Harus Dibarengi dengan Perasaan Lapang Dada
Kesempurnaan sikap memaafkan adalah jika dibarengi dengan perasaan lapang dada, yang menganggap seakan tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.

Sebagian mungkin bisa memaafkan tetapi tidak bisa lapang dada, contohnya:
Si A telah memaafkan B, orang yang pernah berbuat salah kepadanya tetapi:
โ€“ si A tidak ingin lagi bertemu dengan si B,
โ€“ si A malas untuk berkumpul bersama dengan si B lagi,
โ€“ si A masih selalu mengungkit kesalahan si B,
โ€“ si A tidak mau lagi berurusan dengan si B,
โ€“ si A tidak lagi mau menolong si B, jika si B membutuhkan pertolongan,
dan contoh-contoh yang lain masih banyak. Mungkin bisa cari sendiri.

Padahal, kalau kita perhatikan ayat-ayat suci Alquran, maka seorang muslim diperintah untuk memaafkan dengan dibarengi lapang dada, mari kita perhatikan:
ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุนู’ูููˆุง ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุตู’ููŽุญููˆุง [ุงู„ู†ูˆุฑ: 22] โ€œโ€ฆdan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dadaโ€ฆโ€ (QS. An Nur: 22).

Di dalam ayat yang mulia ini terdapat pelajaran yaitu: Perintah untuk memaafkan dan lapang dada, walau apapun yang didapatkan dari orang-orang yang pernah menyakiti. (Lihat Tafsir al Karim Ar Rahman fi Tafsir Al Kalam Al Mannan, karya As Saโ€™di rahimahullah).
ููŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงุตู’ููŽุญู’ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ู…ูุญู’ุณูู†ููŠู†ูŽ [ุงู„ู…ุงุฆุฏุฉ: 13] โ€œโ€ฆmaka maafkanlah mereka dan lapangkanlah dada, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.โ€ (QS. Al Maidah: 13).

Ayat yang mulia ini memberi beberapa pelajaran:
Sikap memaafkan yang dibarengi dengan perasaan lapang dada adalah sifatnya seorang muhsin.
Seorang muhsin keutamaannya adalah dicintai Allah Taโ€™ala. Dan keutamaan orang yang dicintai Allah Taโ€™ala adalah:

Memaafkan = Masuk surga.

Dari Anas bin Malik radhiallahu โ€˜anhu dia berkata,
ุฌูŽุงุกูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ๏ทบ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู…ูŽุชูŽู‰ ุงู„ุณูŽู‘ุงุนูŽุฉู ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุนู’ุฏูŽุฏู’ุชูŽ ู„ูู„ุณูŽู‘ุงุนูŽุฉู ยป. ู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูุจูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ููŽุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ู…ูŽุนูŽ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญู’ุจูŽุจู’ุชูŽ ยป
โ€œSeorang lelaki pernah datang kepada Rasulullah ๏ทบ dan bertanya, โ€œWahai Rasulullah, kapan hari kiamat?โ€ Beliau menjawab, โ€œApa yang telah kamu siapkan untuk hari kiamat?โ€ Lelaki itu menjawab, โ€œKecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.โ€ Rasulullah ๏ทบ bersabda, โ€œMaka sungguh kamu akan bersama yang kamu cintai.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim).

Memaafkan = Diharamkan oleh Allah Taโ€™ala untuk masuk neraka.

Dari Anas bin Malik radhiallahu โ€˜anhu dia berkata, Nabi Muhammad ๏ทบ bersabda,
ยซ ูˆุงู„ู„ู‡, ู„ุงูŽ ูŠูู„ู’ู‚ูู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุญูŽุจููŠุจูŽู‡ู ููู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ยป
โ€œDemi Allah, tidak akan Allah melemparkan orang yang dicintai-Nya ke dalam neraka.โ€ (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 2047).

Memaafkan = Dicintai oleh seluruh malaikat โ€˜alaihimussalam dan diterima oleh penduduk bumi:

Dari Abu Hurairah radhiallahu โ€˜anhu dia berkata, Rasulullah ๏ทบ bersabda,
ยซ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุญูŽุจูŽู‘ ุนูŽุจู’ุฏู‹ุง ู†ูŽุงุฏูŽู‰ ุฌูุจู’ุฑููŠู„ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุญูŽุจูŽู‘ ููู„ุงูŽู†ู‹ุง ููŽุฃูŽุญูุจูŽู‘ู‡ู ููŽูŠูุญูุจูู‘ู‡ู ุฌูุจู’ุฑููŠู„ู ุŒ ุซูู…ูŽู‘ ูŠูู†ูŽุงุฏูู‰ ุฌูุจู’ุฑููŠู„ู ููู‰ ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุกู ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุญูŽุจูŽู‘ ููู„ุงูŽู†ู‹ุง ููŽุฃูŽุญูุจูู‘ูˆู‡ู ุŒ ููŽูŠูุญูุจูู‘ู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุกู ูˆูŽูŠููˆุถูŽุนู ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽุจููˆู„ู ููู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ยป
โ€œJika Allah Tabaraka wa Taโ€™ala mencintai seorang hamba, maka Allah Taโ€™ala memanggil Jibril: โ€œSesungguhnya Allah telah mencintai si fulan maka cintailah fulanโ€, maka Jibril pun mencintainya, kemudian Jibril menyeru di langit: โ€œSesungguhnya Allah telah mencintai si fulan maka cintailah kalian fulanโ€, maka penduduk langit pun mencintainya dan baginya pun penerimaan/rasa simpatik penduduk bumiโ€. (HR. Bukhari).

Mudah-mudahan Allah menjadikan kita semua termasuk golongan orang-orang yang pemaaf, yang mudah memaafkan.

Wallaahu aโ€™lam.

Diambil dari sebuah situs

Kuat.Sabar.Syukur

Mungkin hanya 3 kata itu yang harus banyak banyak dipraktikkan dalam kondisi awal kehamilan ini. Ingatlah ini adalah amanah dari Allah, sudah ditugaskan oleh Allah untuk emban amanah besar. Kehamilan adalah peristiwa besar, maka hati kita harus disiapkan selapang dan sekuat mungkin untuk menghadapinya.

Kuat, Sabar, dan Syukur, ya. Ini belum apa-apa… InsyaAllah kuat ๐Ÿ™‚

Ketika Hidup Terasa Hambar

Ibu Ali setiap hari memasak sup ayam. Ia tahu anaknya, Ali, sangat menyukai sup ayam buatan ibunya. Ali selalu makan sup ayam buatan ibunya sampai habis, bahkan kadang sampai menambah dua sampai tiga kali. Sehari, dua hari, sebulan, dua bulan berlalu. Ali berkata,

“Supnya hambar, Bu. Aku bosan!” Ia merengut

“Betulkah begitu, Ali? Ibu selalu memasaknya dengan takaran garam dan bumbu yang sama” Jawab ibunya cemas.

Mulai hari itu, Ali jadi tak bersemangat untuk memakan sup ayam buatan ibunya. Sup Ayam sang Ibu kini tak pernah habis, selalu tersisa di meja makan. Terkadang sampai basi dan rasanya asam.

Cerita Ali memberi kita informasi bahwa tabiat manusia memang seperti itu. Cepat bosan dan cepat lupa terhadap nikmat. Bukan garam dan bumbunya yang membuat sup itu hambar, tapi kita-lah yang membuat sup ayam itu menjadi hambar, menjadi membosankan.

“They are grateful…”

Hanya itu kunci untuk menjadikan hidup kita tak menjadi hambar lagi seperti sup ayam yang dirasakan Ali. Bukan ‘a thing’nya yang harus diperbaiki tapi kita-nya yang harus berefleski kembali. Seperti yang pernah saya tulis di sebuah tulisan, kita sering lupa terhadap nikmat yang Allah berikan mengenai kesehatan kita, apa yang ada di sekitar kita. Kita lupa bersyukur atas nikmat ketika matahari terus berputar pada porosnya dan kita masih bisa merasakan hangatnya mentari karena sudah ‘bosan’ dan cepat lupa terhadap nikmat-Nya. Kita lupa mengucapkan a single word setiap harinya –> “Thank You, Allah” atau “I am so grateful” atau “Alhamdulillah”.

Bagaimana solusinya agar tidak cepat bosan dan cepat lupa terhadap nikmat? Hanya satu : Pandai bersyukur, Ran.

Bersyukur atas hadirnya Ibu setiap pagi yang menyuguhkan makanan dan minuman hangat. Bagaimana kalau kita tak bisa merasakan itu lagi? Masih bisa tersenyumkah?
Bersyukur atas hadirnya orang-orang yang kita cintai dan selalu ada untuk kita. Tatap dan perhatikanlah.
Bersyukur atas kehadiran Ayah yang selalu bekerja keras untuk menghidupi kita. Hargai setiap jerih payahnya. Berterimakasihlah.
Bersyukur atas matahari yang selalu terbit, tidak membakar dan tidak pula redup. Tatap dan perhatikanlah.
Bersyukur masih diberikan kesempatan berdoa kepada-Nya. Kadang syukur pula harus dikomunikasikan, ucap ‘terimakasih’ walau sudah beribu kali harus diulang. Melalui itu, kita-nya yang bisa jadi pandai bersyukur.

Bukan “the thing”-nya yang berubah atau berbeda tapi kita… Kita yang harus pandai mensyukurinya.. Kita yang harus pandai mengingatnya, mengingat nikmat dan segala kebaikan ataupun musibah yang menimpa kita.